BAB I
Tanggung jawab Perawat terhadap Masyarakat, keluarga dan
penderita
1.
Perawat
dalam rangka pengabdianynya senantiasa berpedoman kepada tanggung jawab yang
pangkal tolaknya bersumber dari adanya kebutuhan akan perawat untuk individu,
keluarga dan masyarakat.
2.
Perawat
dalam melaksanakan pengabdiannya di bidang keperawatan senantiasa
memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nila budaya, adat
istiadat, dan kelangsungan hidup beragama dari orang seorang, keluarga dan
masyarakat.
3.
Perawat
dalam melaksanakan kewajibannya bagi orang seorang, keluarga dan masyarakat
senantiasa dilandasi dengan rasa tulus ihlas sesuai dengan martabat dan tradisi
luhur perawatan.
4.
Perawat
senantiasa menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan orang seorang, keluarga
dan masyarakat dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesejahteraan umum
sebagai bagian dari tugas, kewajiban bagi kepentingan masyrarakat.
BAB II
Tanggung jawab perawat terhadap tugas
1.
Perawat
senantiasa merawat mutu pelayanan yang tinggi disertai kejujuran profesional
dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan perawat sesuai dengan kebutuhan
orang seoaranng atau penderita, keluarga dan masyarakat.
2.
Perawat
wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya sehubungan yang
dipercayakan kepaanya.
3.
Perawat
tidak akan mempergunakan pengetahuan dan keterampilan perawatan untuk tujuan
yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan.
4.
Perawat
dalam menunaikan tugas dan kewajibannya senantiasa berusaha dengan penuh
kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan, kesukuan, warna
kulit, umur jenis kelamin, aliran politik yang dianut serta kedudukan sosial.
5.
Perawat
senantiasa mengupayakan perlindungan dan keselamatan penderita dalam
melaksanakan tugas keperawatan serta dengan matang mempertimbangkan kemampuan
menerima atau mengalihtugaskan tanggung jawab yang ada hubungannnya dengan
perawatan.
BAB III
Tanggung jawab perawat terhadap sesame perawat dan profesi
kesehatan lainnya
1.
Perawat
senantiasa memelihara hubungan yang baik antar sesama perawat dan dengan tenaga
kesehatan lainnya, baik dalam memelihara keserasian suasana lingkungan kerja
maupun dalm mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
2.
Perawat
senantiasa menyebarluaskan pengetahuan keterampilan dan pengalamannya kepada
sesama perawat serta menerima pengetahuan dan pengalaman dari profesi lain
bidang perawatan.
BAB IV
Tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan
1.
Perawat
selalu berusaha meningkatkan kemampuan profesional secara sendiri-sendiri dan
atau bersama-sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan, keterampilan dan
pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan perawatan.
2.
Perawat
selalu menunjang tinggi nama baik profesi perawat dengan menunjukan perilaku
dan sifat-sifat pribadi yang luhur.
3.
Perawat
senantiasa berperan dalam menentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan
keperawatan serta menerapkan dlam kegiatan-kegiatan pelayanan dan pendidikan
perawatan.
4.
Perawat
secara bersama-sama membina dan memelihara mutu organisasi profesi perawatan
sebagai sarana pengabdian.
BAB V
Tanggung jawab perawat terhadap pemerintah bangsa dan tanah
air
1.
Perawat
senantiasa melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai kebijaksanaan yang
digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan perawatan.
2.
Perawat
senantiasa berperan secara aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada pemerintah
dalam menigkatkan pelayanan kesehatan dan perawatan kepada masyarakat.
Fungsi etika keperawatan
- Sebagai
alat untuk mengukur perilaku moral dalam keperawatan
- Kerangka
berpikir bagi para perawat untuk mengambil keputusan tanggung jawab kepada
masyarakat, anggota tim kesehatan, dan kepada profesi yang lain.
Menurut pandangan Hypocrates, fungsi kode etik
adalah:
- Menghindari
ketegangan antar manusia
- Memperbaiki
status kepribadian
- Menopang
pertumbuhan dan perkembangan kehidupan.
Beranjak dari pandangan Hypocrates tersebut, kode etik
merupakan hal yang penting dalam sistem pelayanan kesehatan serta dalam
pelayanan praktik keperawatan.
MAKSUD DAN TUJUAN KODE ETIK
Tujuan dari kode etik keperawatan pada dasarnya adalah upaya
agar para perawat dalam menjalankan tugas dan fungsinya dapat menghargai dan
menghormati martabat manusia. Secara umum tujuan etika keperawatan yaitu
menciptakan dan mempertahankan kepercayaan antara perawat dan lien, perawat dan
perawat juga antara perawat dan masyarakat.
Sedangkan tujuan etika keperawatan menurut “Nasional For
Nursing (NLN)” (pusat pendidikan tenaga keperawatan milik perhimpunan perawat
Amerika adalah sebagai berikut :
- Meningkatkan
pengertian peserta didik tentang hubungan antar profesi kesehatan lain dan
mengerti akan pesan dan fungsi anggota tim kesehatan tersebut.
- Menggembangkan
potensi pengambilan keputusan yang bersifat moralitas yaitu keputusan
tentang baik dan buruk yang dipertanggung jawabkan kepada Tuhan sesuai
dengan kepercayaannya.
- Mengembangkan
sikap personal atau pribadi dan sikap professional.
- Menggembangkan
pengetahuan dan keterampilan yang penting untuk dasar praktek keperawatan
profesional.
- Memberikan
kesempatan untuk menerapakan ilmu dan prinsip etika keperawatan dalam
praktek dan situasi yang nyata.
Adapun
Tujuan etika keperawata menurut Biro Ethics Commission on Teaching Amerika
yaitu :
- Mengenal
dan mendefinisikan unsur-unsur moral dalam praktek keperawatan
- Membentuk
strategi atau cara-cara dan menganalisa masalah-masalah moral yang terjadi
dlaam praktek keperawatan.
- Menghubungkan
prisip-prinsip moral atau pelajaran yang baik dapat dipertanggung jawabkan
kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan kepada Tuhan sesuai denga
kepercayaannya.
TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG GUGAT
PERAWAT
KONSEP DASAR TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG GUGAT
PERAWAT
a. Pengertian tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kewajiban seseorang untuk
melakukan sesuatu yang harus dapat dipertanggung jawabkannya.
Sedangkan tanggung jawab seorang perawat adalah suatu
tindakan yang dilakukan seorang perawat yang dapat dipertanggung jawabkan.
Tanggung jawab itu langsung atau tidak langsung. Tanggung jawab bersifat
langsung apabila si pelaku sendiri bertanggung jawab atas perbuatannya.
Biasanya akan terjadi demikian tapi kadang-kadang orang bertanggung jawab
secara tidak langsung.
Sedangkan
pengertian Tanggung jawab perawat menurut ANA :
Responsibility
adalah : Penerapan ketentuan hukum (eksekusi) terhadap tugas-tugas yang
berhubungan dengan peran tertentu dari perawat, agar tetap kompeten dalam
Pengetahuan, Sikap dan bekerja sesuai kode etik (ANA, 1985)
b. Macam-macam
tanggung jawab seorang perawat secara umum
Macam-macam
tanggung jawab seorang perawat secara umum
- Menghargai
martabat setiap pasien dan keluarganya.
- Menghargai
hak pasien untuk menolak pengobatan, prosedur atau obat-obatan tertentu
dan melaporkan penolakan tersebut kepada dokter dan orang-orang terkait
- Menghargai
hak setiap pasien dan keluarganya dalam hal kerahasiaan informasi.
- Perawat
mematuhi aturan apabila didelegasikan oleh dokter untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan pasien dan ember informasi yang biasanya
diberikan oleh dokter.
- Mendengarkan
pasien secra seksama dan melaporkan hal-hal penting kepada ornag yang
tepat.
- Tanggung jawab seorang perawat terhadap
individu, keluarga, dan masyarakat :
- Perawat
dalam melaksanakan pengabdiannya senantiasa berpedoman kepada tanggung
jawab yang bersumber dari adanya kebutuhan akan keperawatan individu,
keluarga, dan masyarakat.
- Perawat
dalam melaksanakan pengabdiannya di bidang keperawatan senantiasa
menghormati nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kelangsungan hidup
beragama dari individu, keluarga, dan masyarakat.
- Perawat
dalam melaksanakan kewajibannya bagi individu, keluarga, dan masyarakat
senantiasa dilandasi dengan rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan
tradisi luhur keperawatan.
- Perawat
senantiasa menjalin hubungan kerjasama dengan individu, keluarga, dan
masyarakat dalam mengambil prakasa.
- Tanggung jawab perawat terhadap tugas
keperawatan
Hal-hal yang menjadi tanggung jawab perawat dalam
melaksanakan tugasnya, diantaranya adalah sebagai berikut :
- Perawat
senantiasa memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi, disertai
kejujuran professional dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan
keperawatan, sesuai dengan kebutuhan individu, keluarga dan masyarakat.
- Perawat
wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya kecuali jika
diperlukan oleh yang berwenang sesuai ketentuan hokum yang berlaku.
- Perawat
tidak akan mempergunakan pengetahuan dan keterampilan keperawatan yang
bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan.
- Perawat
dalam menunaikan tugas dan kewajibannya senantiasa berusaha dengan penuh
kesadaran.
- Tanggung jawab perawat terhadap pemerintah,
bangsa, dan tanah air
- Perawat
senantiasa melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai kebijaksanaan yang
digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan keperawatan.
- Perawat
senantiasa berperan aktif dalam menyumbangkan dalam meningkatkan
pelayanan kesehatan.
- Tanggung jawab perawat terhadap
standar keperawatan
- Menjaga,
mempertahankan dan meningkatkan standar
- Mengajak
anggota lain untuk menggunakan standar
- Memasyarakan
standar kepada public
- Melindungi
public
- Melindungi
individu (perawat) dari profesi lain
c. Jenis tanggung
jawab perawat
Tanggung
jawab (Responsibility) perawat dapat diidentifikasi sebagai berikut :
- Responsibility
to God (tanggung jawab utama terhadap Tuhannya)
- Responsibility
to Client and Society (tanggung jawab terhadap klien dan masyarakat)
- Responsibility
to Colleague and Supervisor (tanggung jawab terhadap rekan sejawat dan
atasan.
Cara
menyampaikan tanggung jawab terhadap klien :
Menyampaikan
perhatian dan rasa hormat kepada klien, bila perawat terpaksa menunda pelayanan
maka perawat bersedia memberikan penjelasan dengan ramah terhadap kliennya.
Menunjukan kepada klien sikap menghargai, berbicara kepada klien yang
berorientasi terhadap perasaan klien
d. Pengertian tanggung
gugat perawat
Tanggung gugat adalah dapat menjawab segala hal yang berhubungan
dengan tindakan seseorang. Agar dapat bertanggung gugat perawat harus
bertindak berdasarkan kode etik profesinya.
Akontabiliti dapat diartikan sebagai bentuk partisipasi
perawat dalam membuat suatu keputusan dan belajar dengan keputusan itu konsekuensi-konsekunsinya.
Perawat hendaknya memiliki tanggung gugat artinya bila ada
pihak yang menggugat ia menyatakan siap dan berani menghadapinya. Terutama yang
berkaitan dengan kegiatan-kegiatan profesinya.
Perawat harus mampu untuk menjelaskan kegiatan atau tindakan
yang dilakukannya. Hal ini bisa dijelaskan dengan mengajukan tiga pertanyaan
berikut :
- Kepada
siap tanggung gugat itu ditujukan
- Apa
saja dari perawat yang dikenakan tanggung gugat?
- Dengan
kriteria apa saja tangung gugat perawat diukur baik buruknya?
1.
Kepada siapa tanggung gugat itu ditujukan
Sebagai tenaga perawat kesehatan prawat memiliki tanggung
gugat terhadap klien, sedangkan sebagai pekerja atau karyawan perawat memilki
tanggung jawab terhadap direktur, sebagai profesional perawat memilki tanggung
gugat terhadap ikatan profesi dan sebagai anggota team kesehatan perawat
memiliki tanggung gugat terhadap ketua tim biasanya dokter sebagai contoh
perawat memberikan injeksi terhadap klien. Injeksi ditentukan berdasarkan advis
dan kolaborasi dengan dokter, perawat membuat daftar biaya dari tindakan dan
pengobatan yang diberikan yang harus dibayarkan ke pihak rumah sakit. Dalam
contoh tersebut perawat memiliki tanggung gugat terhadap klien, dokter, RS dan
profesinya.
2.
Apa saja dari perawat yang dikenakan tanggung gugat?
Perawat memilki tanggung gugat dari seluruh kegitan
professional yang dilakukannya mulai dari mengganti laken, pemberian obat
sampai persiapan pulang. Hal ini bisa diobservasi atau diukur kinerjanya.
3.
Dengan kriteria apa saja tangung gugat perawat diukur baik buruknya?
Ikatan perawat, PPNI atau Asosiasi perawat atau Asosiasi
Rumah sakit telah menyusun standar yang memiliki krirteria-kriteria tertentu
dengan cara membandingkan apa-apa yang dikerjakan perawat dengan standar yang
tercantum.baik itu dalam input, proses atau outputnya. Misalnya apakah perawat
mencuci tangan sesuai standar melalui 7 tahap yaitu. Mencuci kuku, telapak
tangan, punggung tangan, pakai sabun di air mengalir selama 3 kali dsb.
Akuntabilitas
bertujuan untuk :
- Mengevaluasi
praktisi-praktisi profesional baru dan mengkaji ulang praktisi-prakstisi
yang sudah ada.
- Mempertahankan
standar perawatan kesehatan
- Memberikan
fasilitas refleksi profesional, pemikiran etis dan pertumbuhan pribadi
sebagai bagian dari profeional perawatan kesehatan
- Memberi
dasar untuk membuat keputusan etis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar