Masih dengan luka yang kian bernanah. Aku terhempas dg ribuan memori, terjerembab sedu sedan kenangan yang menyeretku bersama ranting jalanan. Haruskah ku tebus keseimbangan itu saat langkah menjauh tak lagi sepadan, membiarkanku lepas menghilang, lalu mati terurai. ~SN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar